Inilah Alur Pembuatan Baju yang Penting untuk Dipahami | Toko Kain Surabaya

Windy 1 May 2023 at 8:00
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Inilah Alur Pembuatan Baju yang Penting untuk Dipahami

 

 

Inilah Alur Pembuatan Baju yang Penting untuk Dipahami

 

Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Selain untuk menutup dan melindungi anggota tubuh, pakaian juga dapat dilihat dari segi estetikanya, dimana dapat digunakan untuk membuat penampilan pemakainya jadi semakin menarik. Tidak heran bahwa bisnis fashion menjadi bisnis yang potensial karena akan terus ada peminatnya meskipun tren fashion terus berganti..

 

Untuk menghasilkan sebuah pakaian siap pakai, diperlukan alur pembuatan baju yang sangat panjang. Anda mungkin memahami bahwa proses pembuatan baju adalah dengan menjahit bahan kain. Namun jika ditelusur lebih jauh, ada berbagai proses yang harus dilalui sebelum terbentuk kain. 

 

Berikut ini merupakan gambaran singkat mengenai alur pembuatan baju dari awal sampai akhir yang dapat telah dirangkum untuk Anda. 

 

  1. Pemilihan Serat

Pemilihan serat merupakan salah satu kunci penting yang sangat berpengaruh terhadap kualitas dan karakteristik kain dan juga pakaian yang dihasilkan. Jenis serat yang digunakan juga bisa mempengaruhi harga dari sebuah pakaian. Serat atau fiber sendiri merupakan suatu material yang menjadi bahan baku yang biasanya digunakan dalam pembuatan benang dan kain. 

 

Berdasarkan bahan bakunya, serat tekstil dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis yaitu serat alami dan serat sintetis. Serat alami adalah jenis serat yang diproduksi atau dihasilkan dari alam seperti tumbuhan, hewan dan juga dari proses geologis. Karena terbuat dari bahan alami serat jenis ini memiliki sifat yang mampu mengalami pelapukan, sehingga kurang kuat. 

 

Sedangkan serat sintetis adalah jenis serat yang umumnya berasal dari bahan petrokimia atau minyak bumi namun ada juga serat sintetis yang dibuat dari selulosa alami. Sifat umum dari serat sintetis yaitu kuat dan lebih tahan gesekan jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan serat alami. 

 

Inilah Alur Pembuatan Baju yang Penting untuk Dipahami

 

Rekomendasi Unione Drill Bahan Seragam Kerja Terbaik Di Mitra Mulia Toko Kain Surabaya

 

  1. Pemintalan Benang

Alur pembuatan baju yang selanjutnya adalah proses pemintalan. Proses ini bertujuan untuk mengolah serat menjadi benang. Biasanya metode yang digunakan dalam pemintalan serat alam antara lain blowing, carding, drawing, combing, roving, spinning serta winding. Sementara metode pemintalan serat sintetis bisa menggunakan tiga jenis proses yaitu pemintalan leleh, pemintalan kering dan pemintalan basah. 

 

  1. Proses Pencelupan

Proses pencelupan sangat perlu dilakukan untuk mewarnai atau memberi warna pada benang sesuai keinginan Anda. Proses pencelupan ini hanya dilakukan pada benang-benang yang akan diwarnai saja. Sedangkan untuk benang yang putih atau natural tidak perlu dilakukan proses pencelupan.

 

Proses pencelupan harus dilakukan secara merata agar warna yang dihasilkan sempurna. Setelah dicelupkan ke dalam warna, benang harus dikeringkan terlebih dahulu hingga benar-benar kering sebelum dibuat menjadi kain. 

 

  1. Pembuatan Kain

Setelah benang yang sudah diwarnai kering, alur pembuatan baju selanjutnya adalah membuatnya menjadi bahan kain. Dalam tahap ini, benang perlu dipersiapkan terlebih dahulu sebelum kemudian dianyam hingga membentuk lembaran-lembaran kain. Kain inilah yang nantinya akan menjadi bahan utama dalam pembuatan pakaian.

 

Inilah Alur Pembuatan Baju yang Penting untuk Dipahami

 

  1. Pembuatan Pola Baju

Sebelum masuk ke tahap sewing atau menjahit baju, Anda harus membuat pola baju pada kertas pola sesuai dengan desain dan ukuran yang telah ditentukan sebelumnya. Alur pembuatan baju di tahap ini berfungsi sebagai desain model baju, perhitungan kebutuhan bahan dan bentuk kain, serta perencanaan lainnya.

 

Pembuatan pola baju bertujuan agar tidak terjadi kesalahan sewaktu menggunting kain. Desain inilah yang nantinya akan menjadi landasan dalam menggunting kain. Pola baju yang dibuat juga harus menyesuaikan dengan ukuran-ukuran bentuk badan. Dengan begitu, baju yang dibuat memiliki ukuran yang pas ketika digunakan.

 

Biasanya, bagian-bagian tubuh yang diukur antara lain ukuran lingkar leher, lebar dada, panjang dada, hingga lingkar pinggang dan panjang punggung. Sebelum digambar dalam ukuran sebenarnya, bisa juga rancangan pola  digambar dalam ukuran kecil berdasarkan skala di dalam buku kostum. 

 

  1. Memotong Bahan Kain

Agar proses pemotongan bahan kain sesuai dengan desain pola yang sudah dibuat, letakan cetakan pola desain baju di atas bahan kain. Setelah itu baru kemudian dapat dilanjutkan dengan potongan pola-pola yang kecil untuk lebih menghemat bahan kain.

 

Proses pemotongan bahan kain harus dilakukan sesuai tanda pola. Potongan bahan kain mengikuti garis kampuh yang telah dibuat sebelumnya. Mulai potong bahan kain dari bagian pola yang besar terlebih dahulu seperti pada bagian badan dan lengan, kemudian dilanjutkan dengan pola yang kecil seperti kerah dan lapisan leher. Pastikan gunting yang digunakan tidak tumpul agar hasil guntingan yang didapatkan tampak rata dan halus.

 

Inilah Alur Pembuatan Baju yang Penting untuk Dipahami

 

  1. Menjahit Bahan Kain

Tahapan alur pembuatan baju yang terakhir yaitu menjahit. Proses menjahit dapat dilakukan dengan menggunakan jarum tangan atau mesin jahit. Pada tahap ini, semua bagian baju akan di satukan secara satu persatu sampai membentuk baju secara utuh. 

 

Jangan lupa lakukan  pengobrasan pada tepi baju, agar tepi baju lebih rapi dan benang juga tidak akan mudah terlepas. Baju yang telah selesai dijahit selanjutnya akan dilengkapi dengan tambahan kancing, saku, dan berbagai kelengkapan lainya.

 

Baca Juga Artikel Berikut

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 7
  • 1354 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article