Rekomendasi Bahan Untuk Furing Jaket | Toko Kain Surabaya

Windy 28 Aug 2021 at 7:46
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

 

Rekomendasi Bahan Untuk Furing Jaket, Peles Salah Satunya!

 

 

Apa yang terlintas dalam benak Anda saat pertama kali mendengar kata furing ini? Kain pelapis? Kain dalaman? Kain tambahan di bagian dalam pakaian? Penambah volume pakaian? Atau segala sesuatu yang ditempelkan di bagian dalam pakaian? Jika semua itu yang terlintas dalam bayangan Anda, maka semuanya benar. Kecuali pada opsi yang terakhir. 

 

Furing adalah segala sesuatu yang dimaksudkan hanya kain yang ditempelkan di bagian dalam pakaian. Jadi jika dibahasakan secara sederhana, furing adalah kain pelapis di bagian dalam pakaian. Banyak sekali contoh realitas yang bisa membantu kita mengkonkretkannya. 

 

Pernah kah Anda memakai sebuah kebaya brokat? Apapun jenis brokat yang kita gunakan sebagai bahan kebaya, kita membutuhkan kain pelapis di bagian dalamnya, karena kebanyakan jenis brokat itu terawang dan kasar. Tidak akan nyaman saat bergesekan dengan tubuh, ditambah lagi kebaya biasanya dibuat dengan potongan yang pas sekali di tubuh. Tanpa memakai furing, pakaian akan kurang nyaman dan aman sebab kainnya tembus pandang. 

 

Baju Pesta

 

Banyak jenis pakaian yang perlu memakai furing, terutama jaket. Sekalipun bahan yang dipakai oleh jaket tidak tembus pandang laiknya brokat, beberapa jaket memerlukan furing untuk menambah kenyamanan pemakaian dan mengoptimalkan fungsi jaket itu. Misalnya jaket naik gunung yang membutuhkan bahan tebal agar bisa memberikan kehangatan dan kenyamanan saat mendaki. Selain dari bahan dasar yang pilih adalah anti angin, butuh tambahan furing tebal yang bisa mengunci suhu tubuh. 

 

Tentu saja furing untuk beberapa jenis jaket berbeda-beda, sesuai fungsi dan tujuannya. Artikel ini akan menjelaskan beberapa rekomendasi bahan furing untuk lapisan jaket. Setidaknya ada lebih dari tiga bahan yang sering dipilih sebagai furing karena sesuai dengan kebutuhan. Sifat dasar bahan furing yang dibutuhkan utamanya adalah yang halus, bisa memberi kenyamanan, hangat, sirkulasi udara tetap baik dan bisa tipis atau tebal. Nah lebih jelasnya mari kita bahan satu per satu! 

 

Baca Yuk Artikel Tentang Jaket Yang Lain

 

Kain Peles 

 

Jika Anda masih asing dengan kain peles ini, beberapa barang yang sering kali kita jumpai akan membantu untuk menghadirkan rupa kain peles dalam benak Anda. Bendera merah putih atau  mukena yang tipis sekali dan mengkilap, lalu juga kain yang biasa dipakai sebagai backdrop dalam acara-acara. Semua kain dalam ketiga barang itu, yang tipis ringan dan mengkilap, biasanya menggunakan kain peles. 

 

Berbagai macam kain peles

 

Sifat dasar kain selain tipis dan mengkilap, yaitu sangat halus dan sangat ringan, serta tidak panas. Kain peles punya banyak varian warna sehingga cocok sekali menjadi furing jaket disesuaikan dengan warna bahan dasarnya. Sifatnya yang ringan dan halus ini dapat memberikan kenyaman saat memakai jaket, mengurangi gesekan-gesekan yang lebih kasar dari bahan dasarnya. 

 

Rekomendasi Warna Bahan Furing Jaket Peles Di Mitra Mulia Toko Kain Surabaya

 

Kain Polar

 

Rekomendasi bahan furing berikutnya adalah kain yang secara kasat mata mirip dengan bahan fleece. Lembut, dengan permukaan seperti kapas dan memiliki sirkulasi udara yang baik sekalipun kainnya lebih tebal dari kain peles. Perbedaan yang mencolok dengan kain fleece adalah bentuk permukaannya. Pada kain polar ini permukaannya sama saja, tidak seperti kain fleece yang seperti kapas di satu sisi dan lainnya tidak. 

 

Kain Polar

 

Pada kain polar sendiri ada dua jenis, berdimensi tebal dan agak tipis, perbedaaanya ada pada permukaan halusnya. Polar yang tebal, punya dua sisi permukaan halus, sementara yang agak tipis, tidak. Jaket yang berfuring kain polar ini akan terasa lebih hangat ketika dikenakan, sebab sifat kain polar salah satunya adalah memberikan kehangatan. Menariknya, kain ini lebih murah dibanding bahan fleece. 

 

Kain Katun 

 

Kain Katun

 

Tak hanya sebagai bahan dasar aneka model pakaian, rupanya kain katun punya fungsi yang lebih banyak lagi, yakni sebagai bahan furing jaket. Seperti sifat katun yang sudah terkenal, yaitu mudah menyerap keringat. Namun, jaket yang berfuring katun ini jatuhnya lebih berat dibanding furing lainnya dan lebih hangat. Furing kain katun sedikit lebih mahal dibanding furing lainnya. 

 

Kain Jala 

 

Kain Jala

 

Sesuai namanya, rupa kain ini seperti jala atau jaring-jaring. Memiliki banyak sekali lubang dan terbuat dari bahan yang halus dan mudah menyerap keringat. Furing jala banyak dipakai pada jaket-jaket sport karena mampu menyerap keringat dengan sangat baik, tipis dan ringan. 

 

Rekomendasi Warna Bahan Furing Jala Di Mitra Mulia Toko Kain Surabaya

 

Quilting Padding 

 

Kain yg menggunakan furing padding

 

Furing ini bisa dibilang paling tebal dibanding lainnya. Bentuknya tebal, dijahit diagonal kotak-kotak dan biasanya dipakai untuk jaket musim dingin atau jaket naik gunung. Dibuat dari bahan polyester yang didalamnya diisi dakron kemudian dijahit seperti kasur, diagonal. Ada tiga jenis ukuran lapisan dakron, 1oz, 4oz atau 6oz. Makin besar ukurannya, makin tebal furingnya. Semakin tebal furingnya, makin hangat dipakai.

 

berbagai macam kain satin dan peles

 

Pemilihan bahan furing terbaik tetap butuh disesuaikan dengan model dan kegunaan jaketnya. Semoga  artikel ini bermanfaat. 

Baca Yuk Artikel Tentang Jaket Yang Lain 

 

 

 

 

 

 

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 75
  • 24108 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article