Musim Hujan Telah Tiba Pahami Tips Memilih Jaket Waterproof Berikut | Toko Kain Surabaya

Windy 12 Dec 2021 at 8:16
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

 

Musim Hujan Telah Tiba, Pahami Tips Memilih Jaket Waterproof Berikut!

 

 

 

Musim hujan yang dinanti-nantikan telah tiba. Setelah kemarau panjang dan suhu kota yang sangat panas, kedatangan hujan menjadi berkah dan begitu disambut ria. Namun, dibalik suhu yang tidak lagi panas, muncul masalah baru dari musim hujan ini, yaitu sering turun hujan yang membuat pakaian kita mudah basah. Bepergian jadi lebih ribet ketika hujan.

 

Untuk mengatasinya, saat ini banyak dibuat jaket-jaket yang dapat melindungi tubuh dari hujan ringan agar tidak panik mencari mantel hujan saat tiba-tiba turun hujan. Jaket-jaket dengan sifat anti air atau waterproof mulai banyak ditawarkan di pasaran, online atau offline. Berbagai kualitas, model, dan harga turut bersaing. Lantas bagaimana cara kita mendapatkan jaket waterproof yang tepat? Yuk simak tipsnya di bawah ini. 

 

Pilihan Warna Bahan Parasut Jaket WP di Mitra Mulia Toko Kain Surabaya

 

Kenali jenis sifat waterproof pada kain 

Sifat tahan air pada bahan pakaian tidak bisa dipukul rata, sebab ada tiga tingkatan resistensi kain terhadap air. Pada level paling rendah, kain tidak terlalu menolak air. Jika terlalu lama terkena air atau tersiram dalam jumlah banyak sekaligus, air bisa menyerap ke serat kain. 

Kemudian jenis yang kedua, kain cukup menahan air seperti daun talas, namun lama-kelamaan air tersebut masih bisa terserap oleh serat kain. Sifat yang ketiga adalah kain benar-benar tidak bisa ditebus oleh air sebanyak apapun. Namun jika intensitasnya tinggi dan terus menerus, kain tetap bisa basah. 

Mengenali tingkatan waterproof ini sangat berguna untuk kita memilih jaket mana yang sesuai untuk kebutuhan kita saat musim hujan tiba. Sebab setiap sifat juga membawa seperangkat kelemahan bersama kelebihannya. Misalnya pada kain dengan level resistensi tertinggi juga cenderung lebih panas saat dikenakan dibanding kain yang masih bisa tertembus air. 

 

Baca Yuk Artikel Tentang Jaket Yang Lain

 

Kenali jenis-jenis bahan yang waterproof dan cocok dijadikan bahan dasar jaket

 

 

Setelah tahu tiga tingkatan resistensi kain terhadap air, kita pun butuh mencari tahu bahan apa saja yang recommended untuk dijadikan jaket waterproof. Setiap jenis kain memiliki kemampuan waterproof yang berbeda-beda. Dengan mengetahui jenis kainnya apa saja, kita jadi bisa memilih mana jaket terbaik yang paling cocok dengan situasi kita. Misalkan jaket untuk di kota saat hujan, akan berbeda dengan jaket untuk kebutuhan menggunung meskipun keduanya sama memiliki sifat anti airnya. Jaket gunung butuh sifat tahan air yang lebih kuat. 

 

Perhatian bagian furing dalam 

Aspek kenyamanan kain ketika dipakai juga tidak boleh dilupakan. Bahan dasar yang waterproof biasanya lebih panas karena tidak memiliki pori-pori yang dapat menyerap keringat atau mengeluarkan panas tubuh. Selain itu permukaannya cenderung licin, sebab ada lapisan lilin ataupun polyester di permukaan kainnya agar dapat menahan air. Hal tersebut dapat mengurangi kenyamanan jaket saat dikenakan. Oleh karena itu, banyak jaket waterproof yang ditambahkan furing di bagian dalamnya agar tetap lembut dan nyaman saat bergesekan dengan kulit. Bahan furing yang dipakai juga bermacam-macam. Ada furing dari bahan satin, jaring-jaring ataupun furing dari kain yang lebih tebal untuk memberikan kehangatan saat musim hujan. Kita perlu memperhatikan bahan furing ini agar jaket nyaman digunakan. 

Pilihlah jaket dengan jenis resleting yang waterproof juga, bahkan mungkin yang juga memiliki penutup resleting 

Satu celah yang seringkali terlupakan dan menjadi pintu masuk air adalah resleting. Saat ini sudah banyak dikembangkan jenis resleting yang juga waterproof untuk menyempurnakan sifat tahan air pada jaket waterproof. Hal itu dapat ditemukan dari jenis bahan resleting, bentuk dan desain resleting dan juga ada tidaknya bagian penutup resleting. Semuanya didesain khusus agar resleting tetap bisa menahan air namun tetap bekerja sesuai fungsinya. 

Apakah pemilihan warna juga perlu? 

Sebetulnya warna tidak menjadi substansi utama dalam tips memilih jaket yang tepat, namun unsur warna menjadi penyempurna. Pada musim hujan, cuaca cenderung suram dan gelap karena mendung. Warna-warna yang terang dan menyala barangkali lebih cocok karena akan menjadi penanda posisi kita. Ketika sedang berkendara atau berjalan, jaket dengan warna terang dapat membantu pengguna jalan lainnya untuk mengetahui posisi kita. Hal tersebut dapat meningkatkan keamanan diri saat di jalan raya. 

 

Perhatikan cara perawatannya agar jaket waterproof lebih awet 

 

 

Beberapa bahan jaket yang premium dengan sifat waterproof yang baik, meminta metode perawatan yang tidak biasa. Kain-kain premium itu perlu dibersihkan dan dirawat dengan cara yang berbeda, tidak hanya sekedar dicuci dengan deterjen biasa lalu dijemur. Jika kita membersihkannya dengan cara demikian, bisa dipastikan sifat waterproof pada jaket tidak akan berumur panjang karena mudah rusak oleh deterjen. 

Jaket waterproof yang premium membutuhkan metode perawatan khusus. Dicucinya tidak menggunakan deterjen biasa, namun dengan sabun atau shampo yang lebih soft, misalnya sabun mandi biasa atau shampoo. Pemakaian air hangat saat mencuci juga disarankan pada beberapa jenis kain meski tidak dapat dipukul rata. Lalu yang terakhir, bahan yang waterproof sebaiknya tidak dipanaskan atau dijemur langsung di bawah terik matahari karena bisa merusak struktur kainnya. Jadi cukup dijemur di tempat teduh atau diangin-anginkan saja. 

 

Baca Yuk Artikel Tentang Jaket Yang Lain

 

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 11
  • 2204 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article