Teknik Teknik Menghias Kain Yang Bisa Kamu Coba | Toko Kain Surabaya

Windy 31 Mar 2022 at 8:02
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Teknik-Teknik Menghias Kain yang Bisa Kamu Coba

 

 

Berada di rumah terus menerus tanpa kegiatan pastinya akan membosankan. Ada banyak aktifitas yang bisa dilakukan selama kamu dirumah, salah satunya adalah menghias kain menjadi lebih cantik. Jika Kamu memiliki banyak pakaian polos yang sudah tidak terpakai, tetapi masih bagus, Kamu dapat memodifikasinya dengan menambahkan sulaman hias, misalkan seperti membuat sulaman putih.

 

Sebenarnya, teknik hias berdasarkan warna kain dan penggunaan benang hiasnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: teknik hias kain yang meliputi bordir putih dan teknik bordir dekoratif berwarna kain. Sulaman putih adalah teknik hias yang bahan dasarnya (kain yang akan dihias) sama atau sewarna dengan benang hias. Disebut sulaman putih karena dulu, sulaman jenis ini hanya dibuat di atas kain putih.

 

Dengan berkembangnya teknologi, berbagai pewarna kain dan benang hias telah berhasil ditemukan, dan bordir putih tidak hanya dilakukan pada kain putih, tetapi juga pada berbagai kain berwarna. Tetapi benang hias yang digunakan tetap sesuai dengan kain dasar yang menjadi media sulam. Bordir warna-warni adalah teknik dekorasi kain dimana warna kain dasar dan warna benang bordir yang digunakan untuk dekorasi dapat divariasikan sesuai selera atau keinginan pribadi. Selain klasifikasi tersebut, terdapat pula klasifikasi teknik menghias kain berdasarkan jenis kain yang digunakan, yaitu yang menggunakan kain tenun rapat (tight weave) dan yang digunakan untuk kain tenun (strimin, mating).

 

Secara umum, sulaman putih terdiri atas: Sulaman Inggris, Sulaman Richelieu, Sulaman Metalase dan Sulaman Bayangan.

 

Pilihan Warna Rekomendasi Kain Nagata Drill Bahan Kain Seragam Di Mitra Mulia Toko Kain Surabaya

 

Sulaman Inggris

 

Teknik-Teknik Menghias Kain Sulaman Inggris

 

Sulaman Inggris adalah salah satu sulaman putih yang motifnya terbatas pada bentuk seperti cotohnya bentuk lonjong biji mentimun, bentuk bulatan kecil dan bentuk titik hujan. Adapula motif lain berbentuk lengkungan untuk menghias tepi suatu benda.

Untuk membuat gambar sulaman Inggris, titik-titik pola yang dibuat disesuaikan dengan tusuk hias yang digunakan. Biasanya tusuk hias yang digunakan adalah tusuk pipih atau tusuk feston.

 

Sulaman Richelieu

 

Teknik-Teknik Menghias Kain Sulaman Richelieu

 

Sulaman Richelieu atau disebut sulaman terbuka memiliki ciri pada motifnya yang ditandai dengan rentangan-rentangan benang sebagai garis penghubung pada motif yang diberi istilah brides. Sulaman ini berupa bentuk variasi dari sulaman putih yang memiliki sifat berlubang dan memiliki penghubung untuk tiap motif.

Sulaman Richelieu yang berupa garis penghubung ini dapat ditempatkan di dalam motif atau penghubung diantara motif. Pola dekoratif bordir Rechelieu bisa Ambil bentuk binatang seperti bunga atau kupu-kupu. Sulaman Rechelieu dilakukan seluruhnya dengan menggunakan senar feston yang ketat. Sulaman Rechelieu bisa diletakkan di bagian tepi atau tengah pakaian.

Baca Juga Artikel Berikut

 

Sulam Bayangan

 

Teknik-Teknik Menghias Kain Sulam Bayangan

 

Sulam bayangan merupakan sulam yang relatif unik, karena hiasan tersebut didapat dari bayang-bayang pola yang penuh dengan jahitan kain flanel. Karena fungsinya adalah bayangan, maka kain yang digunakan tidak boleh terlalu tebal. Pemilihan kain yang tidak terlalu tebal akan menghasilkanpola bayangan yang dapat terlihat jelas. Pola sulaman bayangan yang dibuat tidak boleh terlalu besar atau terlalu rumit karena hanya jahitan flanel yang digunakan.

Penyelesaian desain sulaman ini mudah yakni ketika selesai diberi warna yang lebih tinggi dengan memberikan warna dasar dan pada motifnya diberi warna yang lebih gelap. Pada pembuatan pola cukup membuat garis-garis di kain flanel dengan dipenuhi pola-pola dekoratif.

 

Desain Sulaman Matelase

 

Teknik-Teknik Menghias Kain Desain Sulaman Matelase

 

Sulaman matelase memiliki ciri khusus, yaitu motifnya yang timbul seperti relief. Motif tersebut diperoleh dengan cara memberi lapisan kain pada motifnya serta di antara dua lapis kain, motifnya diisi dengan kapas sehingga tampak menonjol. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal ketika membuat sulaman matelase, bidang motif hias diusahakan tidak terlalu lebar. Tujuannya agar diperoleh relief yang bagus pada kain.

 

Memilih jenis kain yang akan digunakan sebagai media sulaman matelase juga merupakan hal penting yang harus diputuskan terlebih dulu. Alasanya karena tidak semua jenis kain cocok digunakan sebagai media sulaman matelase. Beberapa jenis kain yang cocok dan dapat dipakai untuk sulaman matelase diantaranya kain polos, kain bermotif bunga, dan kain yang berkilau.

 

Sulaman matelase bisa kamu gunakan untuk menghias bantal kursi, selimut, atau bed cover. Tusuk hias yang digunakan seluruhnya dengan tusuk tikam jejak, tusuk jelujur yang rapat, tusuk holbein, atau dikerjakan dengan setikan mesin jahit biasa. Tusuk Tikam digunakan untuk menggambar desain sulaman matelase yang dilakukan dengan cara memberi warna dasar, kemudian pada bagian motif diberi warna yang valuenya lebih tinggi dari warna dasar, demikian pula untuk garis motif, digambar dengan garis putus-putus dengan warna yang lebih tua. Gambar kerja yang dibuat cukup dengan membuat deasain garis putus-putus.

 

Itulah jenis-jenis sulam yang dapat Kamu coba untuk mengisi kegiatan selama di rumah. Jika Kamu belum terbiasa, gunakan bidal atau pelindung jari agar tidak tertusuk jarum. Selamaat mencoba.

 

Baca Juga Artikel Berikut

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 41
  • 3230 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article