Pakaian Yang Dicuci Dengan Dry Cleaning | Toko Kain Surabaya

Windy 13 Sept 2021 at 7:35
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Bahan Pakaian Yang Lebih baik Dicuci Dengan Dry Cleaning 

 

Dry cleaning datang sebagai solusi untuk membersihkan pakaian-pakaian yang rawan rusak dan perlu perawatan khusus. Metode ini sebetulnya tak sepenuhnya baru dalam dunia tekstil, sudah ada sejak lama, semenjak bisnis laundry belum semenjamur saat ini. Dahulu jasa laundry begitu istimewa. Biasanya yang dilaundry adalah pakaian-pakaian yang memang sulit dibersihkan sendiri sehingga membutuhkan alat-alat khusus seperti metode cuci kering ini. Pun saat ini, meskipun bisnis laundry sudah sangat banyak, metode dry clean ini tetap sangat dibutuhkan keberadaannya. 

 

Lalu pertanyaannya, kenapa harus cuci kering? Terkadang juga sempat terbesit pertanyaan, apakah cuci kering itu bersih? Cuci kering hanya diperuntukkan untuk pakaian-pakaian dengan detail sulit ataupun bahan-bahan yang rentan sekali rusak jika dicuci biasa dengan air dan deterjen. Jika bahan-bahan tertentu itu tak dicuci dengan metode khusus, pasti rusak. 

 

 

Kemeja Garis2

 

Jika rusak? Jelas rugi. Sayang sekali pakaian-pakaian tersebut, apalagi jenis pakaian yang tak bisa sembarangan cuci itu biasanya bernilai mahal dan sangat berharga, biasanya juga bukan pakaian sehari-hari. Oleh karena itu, perawatan yang khusus diperlukan untuk menjaga kualitas pakaian tetap baik. 

 

Metode dry clean dapat membantu membersihkan kotoran, debu dan bau pada pakaian tanpa merusak bahan khusus tersebut. 

Baca Juga Artikel Berikut

 

Sekilas tentang Metode Dry Cleaning 

 

Bahan-bahan yang hanya bisa dicuci kering, selalu diberi tanda khusus di dalam pakaiannya. Tandanya bisa berupa tulisan “dry only” atau sebuah huruf A, P, F dan W yang berada di dalam lingkaran. Huruf-huruf itu sendiri membawa sebuah tanda petunjuk tentang cairan kimia apa saja yang boleh dipakai selama proses pencucian kering. 

 

  • Untuk huruf A  bahan yang berlabel A ini bebas menggunakan bahan kimia apapun selama proses cuci kering. 
  • Sedangkan huruf P  Mulai dibatasi penggunaan larutan kimianya, tapi masih luas, yakni larutan kimia yang standar atau biasa digunakan dalam cuci kering dari apapun basis larutannya. 
  • Nah, jika huruf F artinya bahan tersebut hanya bisa atau boleh dibersihkan dengan larutan kimia petroleum contohnya R113 dan hydrocarbon saja. 
  • Jika simbolnya adalah huruf W  jangan gunakan larutan kimia apapun!

Petunjuk simbol huruf ini sangat penting sebelum cuci kering dimulai. Salah mengartikan atau lupa melihat simbolnya, bisa merusak pakaian, karena tiap larutan kimia punya kekuatan, kelebihan dan kekurangannya sendiri, dan setiap larutan cocok dengan bahan-bahan tertentu. 

 

Bahan-bahan Dicuci dengan Dry Cleaning

 

Berikut ini adalah bahan apa saja yang biasanya harus dicuci kering:

 

  1. Baju dengan hiasan payet 

Model menggunakan kain kebaya

 

Jika istilah payet masih asing untuk Anda, mungkin nama manik-manik lebih familiar. Kurang lebihnya sama. Pakaian yang banyak hiasan payetnya, bahkan hampir 90% permukaan pakaian ditutupi oleh rangkaian payet yang indah, jangan sekali-kali mencucinya secara kasar. Metode dry clean menjadi satu-satunya solusi agar kualitas pakaian terjaga. Payet tidak akan rontok dan warnanya tetap sama. Pakaian dengan detail payet yang banyak ini biasanya ada pada kebaya wanita ataupun dress untuk acara-acara spesial. 

 

  1. Baju dengan hiasan sequin 

 

Sequin hampir mirip dengan payet atau manik-manik, bedanya adalah sequin ini lebih mengkilap yang memberi efek blink-blikn yang luar biasa. Apalagi jika dipasang dalam tatanan tertentu dan jumlahnya banyak, pakaian akan berkilau luar biasa. Itu karena bahan sequin yang bisa memantulkan cahaya. 

 

Model menggunakan kain gemerlap

 

Sama halnya seperti payet, aksesoris sequin ini rawan rontok dan rusak. Jika tak rontok, bisa jadi efek berkilaunya pudar atau meredup jika dicuci dengan deterjen biasa. Oleh karena itu pakaian wanita yang memiliki aksesoris sequin wajib di cuci kering saja untuk menjaga kualitas bajunya. 

 

  1. Baju berbahan wol alami 

 

Model menggunakan wol

 

 

Wol alami sangat penting diperlakukan khusus sekali. Berbeda dengan wol sintetis. Wol alami adalah bahan yang sangat rentan rusaak oleh deterjen dan metode pencucian yang sembarangan. Pakaian yang dibuat dari wol alami harganya pasti mahal, karena permukaan kainnya yang super halus dan menghangatkan. 

 

Pilihan Warna Bahan Jas di Mitra Mulia Toko Kain Surabaya

 

  1. Baju dengan aksesoris studs

 

Baju Aksesoris studs

 

Pernah melihat jaket dengan akseseoris mirip paku payung tapi runcing? Itu namanya studs. Biasanya dipasar berjajar membentuk sebuah garis yang berfungsi sebagai hiasan pakaian. Pakaian yang awalnya biasa saja, bisa jadi lebih menarik perhatian dengan penggunaan studs ini. Pakaian dengan detail studs, sebisa mungkin tidak dicuci dengan mesin cuci atau deterjen biasa karena jelas dapat merusak pakaian termasuk juga aksen studsnya. 

 

  1. Pakaian berbulu 

 

Model dengan menggunakan kain berbulu sintetis

 

Baju yang berbulu pun tak bisa dicuci sembarang. Dry clean menjadi solusi untuk menjaga serat bulunya tetap awet, tegak dan tetap kering dalam keadaan bersih. Apalagi pada bahan berbulu, sangat mudah kotor dan menyimpan banyak debu di dalam serat-serat bulunya. Metode dry clean adalah pilihan paling tepat.

 

Baca Juga Artikel Berikut

 

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 74
  • 3854 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article