Tips Memasang Label Pada Baju | Toko Kain Surabaya

Windy 1 Jul 2021 at 10:12
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Tips Memasang Label Pada Baju

 

Branding sudah menjadi bagian dari pemasaran sekaligus identitas bisnis. Brand atau merek biasanya akan ditempatkan pada produk, sehingga customer yang membeli maupun yang akan membeli tahu bahwa itu adalah produk bisnis Anda. Tak terkecuali pada brand produk konveksi baju, biasanya ditempatkan pada label yang terpasang. 

 

Foto : Label Baju

 

Ketika Anda membeli baju, mungkin Anda menemukan beragam versi penempatan label. Ada yang ditempatkan pada bagian dalam belakang, ada yang bagian jahitan samping, ada yang bagian depan, dan seterusnya. Hal yang pada akhirnya memunculkan pertanyaan, dimana sebaiknya menempatkan label brand pada baju? Anda akan tahu selengkapnya dalam ulasan di bawah ini!

 

Baca Juga Artikel Berikut

 

Label Produk Menarik

Sebelum membahas tentang penempatan, ada baiknya kita ulas terlebih dulu tentang bagaimana membuat label yang menarik. Karena label sebagai media untuk menampilkan brand, juga berpengaruh pada perilaku pembelian konsumen. Terutama untuk mereka yang sangat memperhatikan aspek merek.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk membuat label yang menarik:

 

  1. Pemilihan Warna Label

Label adalah sesuatu yang nantinya akan selalu terpasang di produk Anda. Karenanya jangan ragu untuk menginventasikan biaya yang cukup besar untuk mendapatkan desain label yang pas. Termasuk dalam hal pemilihan warna pun perlu ahli yang cukup detail menentukan warna mana yang paling cocok. 

 

Foto : Label Baju

 

Untuk produsen baju, memang nantinya akan melahirkan produk dengan beragam warna yang berbeda. Jika budget benar-benar terbatas, Anda bisa memilih warna label yang netral seperti hital atau putih, karena akan cocok untuk semua warna. 

Namun jika memang ada budget yang cukup, Anda bisa siapkan beberapa pilihan warna label. Nantinya ketika penempelan label, warna bisa dipilih sesuai dengan warna produk. Sehingga label bisa lebih mudah menarik perhatian dengan pilihan warna yang kontras. 

 

  1. Kemasan Produk

Poin ini juga bisa Anda pertimbangkan dalam pemilihan label produk, terutama jika Anda berencana untuk juga menempatkan disana. Misalkan produk Anda menggunakan kemasan plastik yang buram, maka lebih baik Anda menggunakan warna label yang lebih mencolok. 

Kalaupun Anda ingin menggunakan warna-warna yang lebih soft dan kurang mencolok, Anda bisa menambahkan aksesoris tambahan pada kemasan untuk membuatnya tetap eye cacthing. 

 

  1. Keunikan Desain

Sekali lagi, desain menjadi faktor yang penting dalam branding melalui label. Usahakan untuk Anda dan tim desain berkolaborasi dalam menghasilkan label yang unik. Unik dalam arti tidak harus benar-benar nyeleneh bentuknya, tapi buat berbeda dengan yang sudah ada. 

 

Foto : Label Baju

 

Sehingga ketika nantinya produk Anda hadir, pasar bisa langsung menangkap bahwa produk Anda adalah sesuatu yang baru dan belum pernah mereka temui. Anda bisa memainkan keunikan misal pada logo, tagline atau kombinasi warna dan seterusnya. Tapi yang terpenting tentu saja, pastikan bahwa desain label secara keseluruhan sejalan dengan karakter brand yang ingin dibangun. 

 

  1. Karakter Customer

Hal terakhir yang perlu untuk Anda perhatikan dalam penentuan desain label adalah karakter customer. Karena sudah seharusnya produsen menyesuaikan desain produk, termasuk juga desain label, dengan apa yang kebanyakan disukai calon customer. 

Misalkan Anda sedang membuat baju untuk anak-anak, maka membuat label dengan nuansa kartun akan menarik untuk mereka. Sebaliknya untuk kalangan dewasa, apalagi pria, cenderung lebih suka dengan label yang simpel tapi elegan. 

Baca Juga Artikel Berikut

 

Penempatan Label

Setelah Anda memahami apa saja yang penting untuk dipertimbangkan dalam desain label, Anda bisa mulai mempertimbangkan tentang penempatan labelnya. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan penempatan label terbaik:

 

  1. Label Belakang Leher

Ini adalah salah satu penempatan yang paling banyak dipilih oleh produsen baju, terutama untuk atasan seperti kaos atau blus. Label dijahit pada bagian bawah kerah dalam dan beberapa di tekuk. Karena biasanya sekaligus dipakai untuk menampilkan petunjuk pencucian. 

 

Foto : Label Baju

 

Hal yang perlu diperhatikan ketika Anda menggunakan penempatan ini adalah bahan label. Usahakan untuk membuat bahan label yang lembut, terutama pada bagian tepiannya. Karena jika bahan kasar, akan menimbulkan perasaan risih atau gatal pada bagian belakang leher. Akhirnya justru menimbulkan perasaan kurang nyaman, apalagi untuk baju anak-anak. 

 

  1. Label Tepi Lengan

Cukup banyak pula pebisnis konveksi yang memilih posisi ini untuk menempatkan label brand mereka. Jika Anda memilih posisi ini, maka usahakan untuk membuat ukuran label yang kecil. Supaya hal itu tidak terlalu mencolok dan akhirnya justru terlalu menarik perhatian. Selain itu biasanya brand juga hanya ditampilkan dalam bentuk logo

 

Foto : Label Baju

 

Label bisa ditempatkan terutama untuk produk baju yang berlengan pendek, misal kaos lengan pendek. Kekurangannya pada label ini adalah umumnya terlalu kecil untuk Anda menampilkan panduan perawatan. Karenanya Anda masih tetap perlu menempatkan panduan perawatan pada bagian lain. Misal pada bagian jahitan samping sisi dalam. 

 

  1. Label Panjang

Pilihan ini cocok untuk Anda yang memiliki label nama cukup panjang dan ingin menampilkan seluruhnya. Label panjang bisa Anda tempatkan pada bagian leher sisi dalam, bagian depan kiri bawah atau jahitan samping kiri bawah. Tentu saja dengan posisi vertikal, jika Anda memilih lokasi jahitan samping. 

Seperti poin pertama, bahan butuh Anda perhatikan dan pilih yang lembut jika ingin memilih posisi belakang leher. Selain itu posisinya juga tidak dilipat, melainkan hotcut. Sedangkan untuk label di posisi depan kiri bawah, akan lebih bagus jika dijahit menempel dengan baju. Sedangkan untuk bagian sisi samping kiri bawah, Anda bisa menggunakan model lipat dan lebih fleksibel dalam pemilihan bahan label. 

 

Label Baju

 

Beberapa prinsip penjahitan label berikut ini:

  1. Jika label dijahit di keempat sisi, maka yang Anda perlukan adalah straight cut
  2. Jika label dijahit pada ujungnya saja, Anda bisa menggunakan End flip holding, yang sangat cocok untuk jenis jaket, jas atau sweater. 
  3. Jika label masuk ke dalam lipatan produk, yang biasanya dipakai pada produk kaos atau baju, maka bisa menggunakan Center Folding yang dijahit pada posisi ujung-ujung. 
  4. Jika ingin menjahit label ke dalam jahitan, Anda bisa menggunakan Mitre Fold, yang ujung pertamanya dilipat ke bawah dan kemudian dilipat ke atas. 
  5. Alternatif selain End flip yang bisa Anda pakai adalah Manhattan Fold, dimana model End flip dimasukkan ke dalam lipatan produk. Ada ujung yang dilipat ke bawah dan ada flap yang bagian bawah, yang dapat dilipat ke dalam. 

 

Itulah beberapa tips dalam menempatkan label pada produk baju. Semoga bermanfaat!

 

Rekomendasi Unione Drill Bahan Seragam Kerja Terbaik Di Mitra Mulia Toko Kain Surabaya

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 17
  • 13491 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article