Pengertian Serat Alam dan Perbandingannya dengan Serat Sintetis | Toko Kain Surabaya

Windy 25 Apr 2023 at 8:00
Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe

Pengertian Serat Alam dan Perbandingannya dengan Serat Sintetis

 

 

 

Mungkin Anda sudah tak asing lagi mengenai pengertian serat alam. Serat merupakan suatu bahan yang bentuknya seperti jaring, biasanya digunakan sebagai bahan baku benang, kain, serta tali. Jenis serat digolongkan menjadi dua jenis yaitu serat alam dan juga serat sintetis. Serat alam merupakan serat yang terbuat secara alami baik dari tumbuhan, hewan, maupun mineral.

 

Selain serat alam, ada juga serat sintetis. Serat sintetis merupakan serat buatan yang berasal dari bahan kimia dan dibuat secara pabrikasi. Kedua jenis serat tersebut akan dibahas secara lengkap agar Anda dapat lebih memahami mengenai pengertian serat alam dan sintetis dan juga berbagai perbedaannya.

 

Selain mengetahui pengertian serat alam dan sintetis, Anda tentunya juga harus tahu perbedaannya agar nantinya bisa mengetahui kekuatan dari masing-masing serat. Dalam pembahasan ini

 

Rekomendasi Bahan Seragam Wearpack Unione Drill Di Mitra Mulia Toko Kain Surabaya

 

Tentang Serat Sintetis

 

Serat sintetis ada banyak jenisnya. Serat sintetis yang belum diolah lebih lanjut biasanya berwarna putih, sedangkan jika sudah diproses akan diberikan tambahan pewarna tertentu sesuai dengan selera dari produsen tali. Namun secara umum, serat sintetis  yang sudah diolah lebih lanjut dalam proses produksi ataupun masih mentah memiliki karakteristik yang sama.

 

Semua jenis serat sintetis memiliki titik leleh pada panas tertentu sehingga dapat meleleh. Hal ini seringkali digunakan sebagai acuan dalam proses pengolahan lebih lanjut. Serat sintetis lebih kuat jika dibandingkan dengan serat alami, memiliki nilai breaking load yang merupakan tolak ukur dari kekuatan tali, serta tahan terhadap air.

 

Serat sintetis umumnya terbuat dari bahan minyak bumi yang diolah menjadi bijih. Bijih ini kemudian ditarik dengan panas tertentu sehingga dapat menjadi serat-serat yang memanjang. Karena terbuat dari minyak bumi, harga serat sintetis ini terus berubah menyesuaikan dengan harga minyak dunia. Hal ini membuat serat sintetis memiliki harga yang rata-rata lebih tinggi daripada serat alami. Jadi jangan heran jika harga kain yang terbuat dari serat sintetis ini harganya fluktuaktif, kadang turun dan kadang naik dalam hitungan hari saja.

 

Baca Juga Artikel Tentang

Pengertian Serat Alam dan Jenis-jenisnya

 

 

Tentang Serat Alam

Sesuai namanya, serat alam terbuat dari bahan-bahan alami, baik dari hewan maupun tumbuhan. Anda tentu tidak asing dengan serat sutra yang terbuat dari kepompong ulat sutra bukan?

 

Berbeda dengan jenis serat sintetis, serat alam warnanya lebih kecokelatan saat masih mentah dalam kondisi mentah. Namun, serat alam tetap dapat diwarnai secara bebas seperti serat sintetis. Serat alam juga tidak memiliki nilai breaking load karna biasanya hanya cocok digunakan aplikasi ringan seperti mengikat benda, membuat kain dan semacamnya. Selain itu, serat alam tidak memiliki titik leleh pada panas tertentu.

 

Serat alam sangat mudah menyerap air, terlebih lagi saat dalam keadaan basah. Kemampuannya ini membuat serat alam sangat mudah untuk diberikan warna melalui proses pencelupan. Namun, kondisi serat yang basah akan membuat kain menjadi semakin lemah kekuatannya, sehingga akan mudah putus. Selain itu, tali dari serat alam juga sangat rentan terhadap gesekan karena permukaannya yang kasar. 

 

Selain serat sutra, nyatanya banyak juga ssserat tumbuhan yang bisa ditemukan dengan mudah dilapangan. Bahkan, jenis serat alam tumbuhan sering digunakan sebagai bahan baku tali. Serat alam tumbuhan bisa tebuat dari berbagai bagian tumbuhan, mulai dari bagian batang maupun kulit batang dari tumbuhan. Bagian-bagian tumbuhan tersebut  kemudian diurai menjadi serat-serat kecil yang tipis setelah itu akan dipilin agar bisa saling menyatu menjadi satu kesatuan.

 

Berbeda dengan harga serat sintetis yang bersifat fluktuatif, serat alam tidak memiliki standar harga tertentu. Meskipun secara umum harga serat sintetis lebih mahal dari serat alami, beberapa jenis serat alam juga memiliki harga yang tinggi. Misalnya seperti serat sutra mulberry dan sutera teratai. Baju yang dibuat dari kedua jenis sutera ini terkenal nyaman dipakai dan awet. Tidak heran bila membuat harga jual produk berbahan sutera premium menjadi mahal.

 

Kesimpulan

Setelah Anda memahami pengertian serat alam dan sintetis, Anda bisa membedakan karakteristik. antara serat alam dan serat sintetis. Secara umum, serat sintetis memiliki lebih banyak keunggulan karna serat sintetis dirancang khusus secara pabrikasi sehingga bisa memenuhi berbagai kebutuhan sesuai dengan kualitas dan karakteristik produk yang akan dibuat. Meskipun begitu, serat alam juga masih banyak penggemarnya, terutama jenis serat premium. Biasanya serat jenis ini digunakan sebagai berbagai bahan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi.

 

Masing-masing serat memiliki karakteristik, kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk menilai mana yang lebih bagus dibanding yang lain dikembalikan lagi sesuai dengan selera dan kebutuhan dari penggunanya.

 

Itulah ulasan mengenai pengertian serat alam dan serat sintetis dan juga berbagai perbedaan satu dan yang lainnya. Semoga dapat menambah wawasan Anda dalam menentukan jenis serat yang cocok menjadi pilihan.

 

Baca Artikel Berikut

 

Share To:
Facebook Twitter Google+ WhatsApp Subscribe
  • 7
  • 1727 views

Tak mau ketinggalan update artikel terbaru kami ikuti kami, masukkan email anda & klik subscribe, Terimakasih


Recent Post


Related Article